Bersama Sukses

pengetahuan rakyat adalah kekayaan bangsa yang tak ternilai

header photo

 

Petaniku

November 2, 2009

 P E T A N I K U

      Satu-satu hamparan coklat terbalik, mengalun irama satu-satu Sesekali terhenti diseling jeda waktu, bertalu dan terus bertalu
Tangan terangkat peluh terusap, kadang badanmu tegak lalu terbungkuk
Legam kulit tak mengotori api, meski keras tempatmu berpijak

Satu-satu terlalui dalam kesabaran
Satu-satu terlampaui penuh ketabahan
Tanpa pernah memaki, walau panen tak pasti
Meski keras tempatmu berpijak, penuh batu dan badai tak tentu

Satu-satu lalui hari
Satu-satu lengkapi waktu
Satu-satu lukisi hidup
Satu demi satu ujur usiamu
Namun semangat tak pernah luntur, hingga genap di liang kubur --&2y--

(sebuah rekaman buat saudara-saudaraku, petani dipegunungan kapur, Dlingo- 1993)

Go Back

Comment