![]()
Memaknai hidup dengan hati sederhana. Urip mung sak dhermo mampir ngombe, ojho sok adigang adigung adiguno kakehan polah, ojho dumeh
REKIBLIK ETEKEWER
GO ORGANIC
- Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Menggunakan Mikroorganisma Tanah
- Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Menggunakan Mikroorganisma Tanah Bagian Ke II
- Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Menggunakan Mikroorganisma Tanah Bagian Ke 1
- Meningkatkan Produksi Tanaman Cabai Dengan Mikroorganisma Bermanfaat
- Meningkatkan Hasil Produksi Budidaya Tanaman Mentimun 2
- Meningkatkan Hasil Produksi Budidaya Tanaman Mentimun 1
- Meningkatkan Produksi Tanaman Tomat Rampai
- Hal-Hal Penting Pada Proses Dekomposisi Organik 2
- Hal-Hal Penting Pada Proses Dekomposisi Organik 1
SUMBERDAYA ALAM
- Paradigma Bertani The Root Farming
- Paradigma Bertani The Root Farming
- Pestisida Organik Dan Cara Penggunaannya
- Pestisida Organik Dan Cara Pembuatannya
- Pestisida Organik Dan Tuntutan Kembali Kealam
- Peranan Unsur Hara Pada Tanaman Kelapa Sawit
- Mengenal Penyakit Fisiologis Tanaman Cabai
- Mengenal Penyakit Tanaman Cabai 2
- Mengenal Penyakit Tanaman Cabai 1
START AKSI
BERMANFAAT
INSPIRATIF
GENERAL
- Free Backlink
- Penyebab Page Rank Hilang
- Page Rank Hilang
- Tips Cek Broken Link
- Cara Mudah Membuat Tool Shoutbox
- Gratis Tampilan Keren Browser Mozilla Firefox
- Gratis Game Consoles, Get Free Game Consoles
- Gratis Apple iPhone 3GS, Get Free Apple iPhone 3GS
- Gratis Apple Ipod, Get Free Apple Ipod
- Gratis HDTV's, Get Free HDTV's
Song 4 U, Enjoy it
Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Menggunakan Mikroorganisma Tanah
Halo agan-agan semua pa kabarnya nich... masih setia dengan tulisan tentang Meningkatkan Produktifitas Tanaman Jagung Dengan Mikroorganisma Tanah khan?... Tulisan kali ini merupakan Bagian Ke III sekaligus sebagai penutup tentang topik ini. Ok gan kita langsung aja ke tkp lanjutan dari topik kita ini. Dalam tulisan terdahulu telah kita sedikit singgung dan bahas pentingnya menciptakan kondisi tanah, kemudian bagian-bagian tanaman yang penting untuk mendapatkan sentuhan pengelolaan, maka dalam tulisan ini yang sekaligus saya gunakan sebagai bagian akhir akan saya coba bahas berkaitan fisiologi…
Kekerasan Pada Anak Beresiko Kanker
Sebagai orangtua sudah seharusnya memahami efek dari kekerasan pada anak. Selain menimbulkan efek psikologi saat itu juga membawa efek yang lebih buruk pada kehidupan mereka dikemudian hari. Anak adalah titipan Tuhan yang diberikan kepada Anda untuk menghasilkan pribadi yang kuat dan berkualitas. Tanggungjawab ada di tangan Anda untuk mengajar mereka dan menyiapkan masa depan mereka menjadi manusia yang penuh potensi dan mencapai kemaksimalan dalam hidup yang diberikan Tuhan bagi mereka.
Anda orangtua yang sudah memiliki anak? Hati-hati dengan perlakuan Anda terhadap sang anak. Anak yang sering mengalami kekerasan fisik, saat beranjak dewasa ia beresiko terkena kanker mencapai 49%.
Kekerasan pada anak memang menimbulkan efek yang sangat buruk. Tidak hanya pada perkembangan mentalnya tetapi juga kesehatan fisiknya. Hal itu bisa terlihat dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti dari Universitas Toronto, Kanada.
Menurut penelitian, anak-anak yang mengalami kekerasan lebih beresiko terkena kanker dibandingkan anak-anak yang tidak mengalami kekerasan. Peneliti menyimpulkan kekerasan fisik yang dialami anak-anak berhubungan dengan meningkatnya resiko kanker mencapai 49%. Meskipun anak-anak yang telah mengalami kekerasan telah menjalani terapi atau pemulihan, trauma yang mereka alami akan sangat sulit dihilangkan.
Untuk mengatasi trauma tersebut seringkali mereka lampiaskan dengan merokok, mengkonsumsi alkohol atau hal negatif lain. Tentu saja hal itu membuat mereka beresiko tinggi terkena kanker. Untuk melihat hubungan kekerasan pada anak dengan tingginya resiko terkena kanker dapat dilihat dari faktor psikososiologikal yang diungkapkan oleh salah satu peneliti, Sarah Brennenstuhl.
"Salah satu hal penting dalam penelitian ini adalah untuk menginvestigasi disfungsi produksi kortisol. Hormon tersebut kemungkinan salah satu penyebab terdapatnya hubungan antara kekerasan masa kecil dengan kanker," kata Sarah.
Peneliti lainnya, Esme Fuller-Thomson mengungkapkan, bahwa membicarakan kekerasan fisik pada anak sama dengan membicarakan penyakit kanker. Menurutnya, masyarakat harus mengetahui efek jangka panjang jika seorang anak mengalami kekerasan.
Sumber: vivanews – jawaban.com
Comments
There are no comments for this post.

